Ikuti Kami
Senin, 23 Februari 2026 ⚡ Versi Web

Batu Pertama Sekolah Rakyat Diletakkan, Harapan Baru Pendidikan Banten Dimulai

Penulis
Senin, 12 Januari 2026 | 22:38 WIB

KABUPATEN PANDEGLANG – Harapan baru bagi masa depan pendidikan di Provinsi Banten resmi dimulai. Gubernur Banten Andra Soni secara langsung melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Banten yang dipusatkan di Jalan Ciomas, Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Senin (12/1/2026).

Groundbreaking ini menandai dimulainya pembangunan dua unit Sekolah Rakyat tingkat SMA di Provinsi Banten, masing-masing berlokasi di Desa Koranji, Kabupaten Pandeglang, dan Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak. Proyek strategis ini ditargetkan rampung pada Agustus 2026 dan digadang-gadang menjadi tonggak penting pemerataan pendidikan di Banten.

“Kami mewakili masyarakat Banten mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah meluncurkan program Sekolah Rakyat. Di Provinsi Banten saat ini dialokasikan empat Sekolah Rakyat, yang terdiri atas dua tingkat SMA dan dua sekolah terintegrasi,” ujar Andra Soni.

Gubernur menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat sejalan dengan visi Asta Cita keempat Presiden RI terkait penguatan sumber daya manusia (SDM), serta Asta Cita keenam yang menekankan pembangunan dari desa sebagai fondasi kemajuan nasional.

“Kami meyakini niat tulus Presiden adalah memberikan kesempatan kepada seluruh rakyat untuk mendapatkan pendidikan. Sekolah ini akan menjadi pusat pendidikan dengan fasilitas yang baik, nyaman, dan aman. Ini adalah tempat anak-anak kita memelihara harapan untuk masa depan,” tegasnya.

Lebih jauh, Andra Soni menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen utama dalam memutus mata rantai kemiskinan. Karena itu, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen penuh mengawal pembangunan Sekolah Rakyat agar berjalan sesuai target.

“Pemprov Banten akan berkoordinasi secara intensif agar pembangunan selesai tepat waktu. Dukungan fasilitas penunjang juga akan kami siapkan,” imbuhnya.

Untuk menunjang akses menuju fasilitas pendidikan tersebut, Pemprov Banten juga melakukan intervensi infrastruktur melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Saat ini, program tersebut tengah berjalan di 61 titik jalan desa guna meningkatkan pelayanan infrastruktur bagi masyarakat.

Penulis
Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas