Kemacetan dan Kerusakan Jalan Serang–Pandeglang: Masalah Nyata yang Mendesak Ditangani
1. Percepatan perbaikan dan pengaspalan total, bukan sekadar tambal sulam, melainkan rekonstruksi menyeluruh pada titik-titik kerusakan berat.
2.Perbaikan sistem drainase jalan untuk mencegah genangan air yang dapat menyebabkan kendaraan mogok dan kecelakaan.
3. Manajemen lalu lintas yang lebih baik selama perbaikan berlangsung, termasuk pengaturan buka-tutup jalur, pemasangan rambu sementara, serta penyediaan jalur alternatif.
4. Peningkatan koordinasi antarlembaga, seperti Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, dan kepolisian, khususnya dalam pengawasan lapangan.
5. Evaluasi dan audit keselamatan jalan secara berkala dengan mempertimbangkan tingginya angka kecelakaan.
Kesimpulan: Jalan Aman adalah Hak Warga Banten
Fakta-fakta yang terverifikasi melalui laporan media dan data kepolisian menunjukkan bahwa kondisi Jalan Serang–Pandeglang bukan sekadar masalah opini, melainkan persoalan nyata yang berdampak langsung pada keselamatan warga, kelancaran mobilitas, aktivitas ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, warga Banten berhak mendapatkan jalan yang layak, aman, dan nyaman. Pemerintah perlu menanggapi persoalan ini secara serius dan sistematis, bukan hanya secara reaktif.
Penulis:
Oleh: Ardelia Ayuningrum
Dosen Pengampu: Angga Rosidin, S.I.P., M.A.P.
Kaprodi: Zakaria Habib Al-Ra’zie, S.I.P., M.Sos.
Program Studi Administrasi Negara, Universitas Pamulang – Serang